RSS

Tag Archives: tahu

Bacem-bacem

Di pasar, sepotong tahu atau tempe bacem dihargai 1.500-2.000 rupiah. Padahal kalo bikin sendiri, sepotong besar tahu putih harganya Rp 2.500 — kalo dipotong2 minimal dapat 8 potong. Apalagi tempe, banyak banget dapetnya. Modalnya ga seberapa.

Ayam diungkep model bacem gini juga enak banget lo. Kalau digoreng, ayamnya ga akan terlalu garing, jadi rada basah, dan manisnya meresap sampai ke dalam. Enak deh! — pas difoto ini, ayamnya dah habis dieksekusi.

tahubacem

Resep untuk 1 buah tahu dan 1 tempe (dan bbrp potong ayam):

- 8 bawang merah
- 4 bawang putih
- 1 sdt ketumbar
- air kelapa (kurang lebih 500 ml)
- 2 cm lengkuas
- 2 lbr daun salam
- air asam jawa sesuai selera
- gula merah sesuai selera
- garam

Haluskan bawang merah & bawang putih & ketumbar. Lengkuas digeprek.

Rebus tahu, tempe & ayam di dalam air kelapa bersama semua bumbu. Kalo kurang bolehlah tambahin air (tapi jangan banyakan air daripada air kelapanya ya).

Gunakan api kecil saja, biarkan sampai air agak mengering. Jangan terlalu kering, nanti pancinya gosong. :) Air kelapa memberikan sensasi yang tak tergantikan, ada rasa kecut khas kelapa. Sesekali diaduk ya, tapi hati-hati, karena tahu gampang hancur. Cicipi rasanya udah mantap belum, kalau belum, beranikan diri menambahkan yang kurang, mungkin gulanya kurang, atau kurang asem, atau kurang asin?

Kalo sudah terungkep dengan baik, goreng deh. Tahu & tempe bacem yang sudah diungkep ini bisa disimpan bbrp hari dalam wadah kedap udara di dalam kulkas.

 
2 Comments

Posted by on May 29, 2011 in chicken, Tahu & Tempe

 

Tags: , , ,

Sup Rumput Laut

Sebenarnya pengen masak sup miso (misoshiru), tapi belum berhasil juga menemukan miso di dekat rumah – Karawaci, Gading Serpong, dskt.

Tak apa. Selama ada rumput lautnya Joel dan papanya pasti akan makan dengan lahap. :p

Sup bening ini sehat, kaya serat dan bergizi tinggi. Rasanya ringan, segar, cocok untuk hati yang berbeban berat.

sup-rumputlaut

Ada beberapa jenis rumput laut di pasaran. Yang paling beken, yang kita kenal sebagai nori, yang juga digunakan untuk membungkus sushi. Ada lagi kombu, yang digunakan untuk membuat dashi - sejenis kaldu. Sedangkan wakame biasanya digunakan dalam masakan seperti sup, atau tumisan.

Nah, yang dipakai ini rumput laut kering korea, entah apakah sama dengan wakame, berhubung kemasannya full tulisan Hangul dan sedikit keterangan bahasa Indonesia dari importir. Gambarnya di bawah ini.

seaweed

Bahan:
- sejumput kurang rumput laut kering — nanti akan mekar banget
- jamur shitake segar, seka dengan lap, iris ipis/
- wortel, iris-iris
- daun bawang besar (leek), ambil bagian putihnya
- tahu sutera/silken tofu, potong kotak-kotak
- kaldu ayam/sayuran bening
- saus ikan
- kecap asin
- sedikit garam

Rendam rumput laut sekitar 5 menit, setelah mekar, iris-iris. Didihkan kaldu, masukkan wortel dan daun bawang.
Masukkan kecap, saus ikan, garam. Setelah rasa ok, masukkan tofu dan rumput laut.
Taburi dengan daun bawang kecil yang sudah diiris-iris.

Semoga suka ya….

 
Leave a comment

Posted by on September 9, 2010 in Tahu & Tempe, veggie

 

Tags: ,

Skutel Tahu Gurih

Ini juga dalam rangka memanfaatkan oven, yang walau bukan oven mahal tapi tetap harus didayagunakan.

skutel-tahu

Skutel tahunya diisi dengan jamur, wortel dan jagung rebus.

Bahan:
1 tahu putih besar – haluskan
1 kotak santan Kara
jamur kancing – iris halus
wortel – potong dadu
jagung – pipil, rebus, tiriskan
cabe merah, iris-iris, buang bijinya
2 telur ayam – kocok
garam, merica, kaldu bubuk
2 sg bawang putih – cincang halus
1/2 butir bawang bombay besar – cincang halus
1 telur ayam kocok untuk lapisan atas
minyak goreng

Tumis bawang bombay sampai transparan, masukkan bawang putih. Angkat.
Aduk rata bawang, jamur, wortel dan jagung ke dalam tahu yang sudah dihaluskan. Masukkan santan, telur, garam, merica, sedikit gula dan kaldu bubuk. Taruh di dalam pinggan tahan panas. Kukus sekitar 20-30 menit.
Setelah matang, lapisi dengan telur kocok. Panggang di oven sekitar 15 menit atau telur matang.

 
1 Comment

Posted by on May 19, 2010 in Tahu & Tempe

 

Tags:

Bakmoi

bakmoi

Pertama kali makan bakmoi di Jogja, saya langsung suka.

Versi yang saya makan adalah versi halal, yang dimasak oleh tetangga-tetangga saat saya masih ngontrak di daerah Gondomanan, Jogja. Kalau tidak salah waktu itu ada hajatan tujuhbelasan atau apa gitu, deh. Kebersamaan di kampung sini sangat kental. Dari mereka lah saya belajar bahasa Jawa, beda dengan teman-teman sekolah saya yang lain yang tinggal di kos/asrama. Mereka biasanya menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi, tidak begitu terekspos dalam bahasa dan budaya Jogja. Memang itu enaknya tinggal di kampung.

Setelah itu bakmoi-bakmoi lain yang saya makan, belum bisa mengalahkan enaknya bakmoi pertama saya itu. :)

Konon bakmoi aslinya menggunakan daging babi, namun seiring waktu masakan ini sudah diadaptasi menjadi masakan yang bisa dinikmati lebih banyak kalangan. Sayang kalo ga nyobain, rasanya ringan, ga macem-macem.

Bahan:
2 tahu putih besar, potong dadu, goreng setengah matang
200g daging ayam beserta tulang, rebus, potong dadu.
100g udang — cincang, kulitnya jangan dibuang
10bh telur puyuh/telur ayam rebus
4 bawang putih — cincang — kulitnya jangan dibuang
kecap asin
kecap manis
saus tiram
merica
daun bawang — iris tipis
daun seledri yang buanyak — iris tipis
minyak goreng

kaldu:
kaldu rebusan ayam + 2 cm jahe, geprek

pelengkap:
air bawang putih — haluskan bawang putih, campur dengan air hangat.
seledri iris tipis
bawang merah goreng
bawang putih goreng tumbuk
sambal kecap — kecap manis + irisan cabe

Cara:
Panaskan minyak. Masukkan kulit bawang putih & kulit udang. Angkat kulit2 tadi.
Tumis bawang putih, masukkan daging ayam, udang cincang sampai harum. Tambahkan kecap asin, kecap manis, dan saus tiram. Masukkan tahu, merica dan sedikit air, asal tahu terendam air. (boleh tambah garam jika suka — aku ga pake garam sama sekali)
Masukkan telur rebus, masak sampai bumbu meresap dan telur berubah warna menjadi kecoklatan.

Penyajian:
Dihidangkan seperti soto di Jawa Tengah, yaitu dicampur dengan nasi. Tapi kalau tidak suka ya dipisah saja. Sesuai selera saja.
Jangan lupa kasih seledri yang banyak. Menurut saya, seledri yang melimpah ruah ini yang membuat masakan-masakan berkuah bening dari Jawa Tengah jadi punya cita rasa ngangenin. :)
O ya, air bawang putih itu katanya khas Semarang. Aku sih belum pernah makan yang model gini. Tapi enak lho emang kalo dikasih air bawang putih.

 
Leave a comment

Posted by on May 8, 2010 in chicken, prawny, Tahu & Tempe

 

Tags: , ,

Perkedel Tahu Keju

Resepnya dari Ibu Tuti Soenardi, yang kayaknya ngerti banget selera anak-anak. Hampir semua resep yang pernah saya coba dari bukunya dia, disukai oleh Joel. Makanan berbahan ikan (yang biasanya dia ga gitu suka) pun sampai direquest ulang sama si little boy.

Saya variasikan dengan mengisikan telur puyuh ke dalamnya. Tapi menurut Joel, lebih suka yang ga ada isinya :) Karena Joel memang pencinta tahu.

Joel suka, Chloe apalagi. Hihihihi.

Perkedel tahu sih dah sering bikin, tapi yang ini agak berbeda sedikit, karena tidak pakai bawang-bawangan termasuk daun bawang atau pun seledri. Yang bikin enak itu tiada lain selain keju parutnya yang saat kena pemanasan, menguarkan harum begitu menggetarkan lambung…. heehehehehe.

Dapat teknik baru juga, membuat larutan margarin+terigu.

Bahan:
1 tahu putih — haluskan
1 butir telur
margarin
tepung terigu
tepung sagu 3 sdm
keju parut
telur puyuh rebus (optional)
garam, merica
bubuk ayam/jamur (optional)
air — sekitar 80-100 ml

Cara:
Didihkan air, larutkan masukkan ke dalamnya, aduk rata terigu (dikit-dikit) sampai mengental.
Masukkan larutan margarin+terigu tadi ke dalam tahu, aduk rata.
Masukkan telur, ratakan. Masukkan keju parut, garam, merica,  ratakan.

Goreng dalam minyak panas.

 
Leave a comment

Posted by on April 22, 2010 in Tahu & Tempe

 

Tags:

Beautiful Simplicity

Sepertinya tidak ada yang tidak dapat membuat dua masakan sederhana ini. Rasanya anak-anak pun bisa memasaknya, dengan sedikit bantuan tentunya.

Oyong, atau gambas adalah salah satu sayuran yang disukai Joel. Sebenarnya dia paling suka oyong dimasak bening + telur (egg drop soup with veggie). Tapi karena saya bosan, saya bikin versi tumis saja.

Sederhana sekali, resepnya hanya bawang putih keprek (atau cincang), oyong, dan telur. Oyongnya dibelah dua memanjang, lalu iris-iris. Rasanya sederhana, tapi bikin kangen. *agar tidak pahit: kupas kulit oyong dari ujung (bagian terluar) ke pangkal (bagian tangkai).*

oyong

muntahu

Nah, yang di atas ini namanya Mun Tahu. Biasanya tahunya dihancurkan sampai halus, tapi karena saat ini punyanya hanya tahu sutra aka tofu — hehehe padahal tahu itu ya tofu, dipotong kotak-kotak aja.

Resep Mun Tahu
tahu — potong kotak-kotak atau haluskan
bawang putih — geprek
jahe — ruas kecil, geprek
daun bawang — iris miring bagian putihnya, bagian hijau iris tipis
ayam cincang
udang cincang
saus tiram
kecap asin/saus ikan
garam, gula sedikit
minyak goreng untuk menumis

gampang, kan?

 
Leave a comment

Posted by on March 14, 2010 in Tahu & Tempe

 

Tags:

Sup Bakso Tahu

supbaksotahu

Bahan tahu bakso:

  • 1/4 kg daging has dalam giling
  • 5 tahu putih kecil – potong diagonal — buat lubang
  • 2 siung bawang putih parut
  • sedikit tepung sagu
  • putih telur
  • saus tiram
  • minyak wijen
  • angciu sedikit (jika suka)
  • merica
  • garam, gula

Bahan sup:

  • tulang + ceker ayam
  • jamur-jamuran (enoki, shimeji, dll)
  • garam
  • taburan bawang putih goreng

Cara membuat:

  1. campur rata semua bahan — kecuali tahu
  2. tempelkan adonan daging ke atas tahu
  3. kukus kira-kira 30 menit
  4. goreng tahu yang sudah dicelupkan ke dalam putih telur kocok
  5. masukkan ke dalam sup
  6. hidangkan…. yummy..
 
Leave a comment

Posted by on January 25, 2010 in meaty, Tahu & Tempe

 

Tags: ,

Tahu Tumis Kucai

Menurut wikipedia bahasa Indonesia, kucai tidak terlalu lazim dipakai dalam kuliner asli Indonesia. Sayuran satu ini lebih sering dijumpai dalam masakan yang mendapat pengaruh oriental. Jadi inget kwetiaw penang yang uenak itu.. mmmhhh.

tahujamurkucai

Biar ga bosen makan toge tumis kucai terus, coba-coba disandingkan dengan tahun dan jamur kancing. Ternyata enak juga. Bahkan, Joel berani kasih nilai 10 untuk masakan ini sementara sup aneka bakso cuma dia kasih nilai 8. Hehehehe.

Bahan:

  • 1 tahu putih besar potong sesuai selera
  • jamur kancing, potong-potong
  • 10 lembar daun kucai, potong-potong
  • 2 sg bawang putih besar — keprek
  • saus tiram
  • garam
  • gula

Cara membuat:

  1. goreng tahu sampai setengah matang. sisihkan.
  2. tumis bawang putih sampai harum, masukkan jamur kancing.
  3. masukkan tahu, tuangkan saus tiram & kecap jamur
  4. masukkan kucai, aduk rata
  5. terakhir garam & sedikit gula
 
Leave a comment

Posted by on January 8, 2010 in Tahu & Tempe

 

Tags:

Yang Simpel dari Dapur Koki Rumah

Dapur adalah bagian rumah yang harus dibersihkan tiap hari. Kita bisa saja tidak mengepel setiap hari, tetapi dapur adalah bagian yang bisa dibersihkan berkali-kali dalam satu hari. Belum lagi mencuci peralatan masak dan makan yang rasanya seperti free flowing to the sink.

Repot ya?

tahukukus-siram-sausdaging

sup-oyong

Karena itulah, demi memudahkan tugasnya, Sang Koki harus kreatif menyusun menu.

Tahu kukus siram saus daging, sup telur oyong, adalah dua jenis makanan yang mudah dibuat dan tidak akan membuat dapur menjadi lengket berminyak. Selain itu, masakan yang minim minyak ini jelas lebih sehat.

Tahu Kukus Saus Daging menggunakan tahu sutra/silken tofu yang berbentuk kotak. Sebenarnya tahu kukus lebih cocok dengan daging putih (ayam, ikan, dll) atau seafood lainnya yang dikukus bersama dengan tahu. Tetapi sekali-sekali boleh juga Koki bereksperimen.

Daging gilingnya ditumis dengan bawang bombay dan bawang putih yang kemudian diberi kecap jamur atau dark soya sauce juga boleh dan saus tiram.

Sup Telur Oyong. Ah, masakan ini terlalu amat gampang. Yang penting ada oyong muda dan telur segar.

Setelah bawang putih ditumis, tambahkan air. Masukkan sedikit demi sedikit telur kocok, sambil aduk air perlahan menggunakan sumpit. Telurnya nanti akan terurai seperti rambut dan lalu menggumpal seperti bunga. Cantik. :) Teknik yang sama untuk membuat egg drop soup, salah satu Chinese dish. Tips: kocok telurnya jangan dengan segenap hati ya, lembut saja, usahakan tidak berbusa.

Setelah itu baru masukkan oyongnya. Jangan tutup panci, nanti warna oyongnya akan kuning tidak hijau segar lagi.

Sup oyong ini salah satu makanan kesukaan Joel.

 
Leave a comment

Posted by on November 19, 2009 in meaty, Tahu & Tempe, veggie

 

Tags: , , ,

Tahu Kukus Udang

tahukukus-udang

Cantik ya warnanya?

Saya lagi seneng bikin masakan yang cantik-cantik penampilannya. Ini salah satu trick juga sih, supaya yang makan lebih tergugah seleranya. Joel saja sampai komen, “Kayak makanan restoran.” Hehehe.

Anyway. Masakan ini super duper gampang dan praktis. Yang penting siapin dulu bahan-bahannya. Kalo Rachael Ray masak 30 menit, masakan satu ini hanya butuh sekitar 10 menit.

Bahan:

  • tahu sutra (silken tofu) kotak — potong-potong
  • udang kupas
  • jamur shiitake/hioko — potong kecil-kecil
  • wortel potong dadu
  • daun bawang iris miring tipis-tipis
  • bawang putih parut
  • garam & merica

Saus:

  • kecap asin
  • saus tiram
  • arak masak
  • minyak wijen
  • gula
  • tepung maizena
  • air

Cara pembuatan:

  1. marinate sebentar udang dengan bawang putih, merica & garam.
  2. taruh udang di atas potongan tahu
  3. hias dengan wortel, jamur dan daun bawang
  4. kukus sampai udang matang
  5. sementara mengukus, buat sausnya. kecap asin dan saus tiram berbanding 1:1. Masukkan arak masak. Setelah mendidih, masukkan tepung maizena yang sudah diencerkan dengan air. Didihkan.
  6. siram saus di atas tahu.
  7. siramkan sedikit minyak wijen

Yummy… Untuk lidah Indonesia, kemungkinan hidangan ini terasa kurang berbumbu :) Jadi, sebaiknya saus dimodifikasi. Misal, dengan menambahkan bawang bombay. Saya sih oke-oke saja dengan rasanya.

Karena Joel jelas-jelas menolak adanya udang dalam makanannya, untuk dia toppingnya saya kasih dari ikan kakap cincang. Toppingnya bisa diganti sesuka hati, daging apa pun oke. Yang pasti, makanan ini gampang banget bikinnya dan hemat waktu.

Selamat mencoba.

 
2 Comments

Posted by on October 31, 2009 in prawny, Tahu & Tempe

 

Tags: ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.